Manfaat dan Keutamaan Bersedekah Dalam Islam Beserta Hadistnya

Manfaat sedekah Dalam Islam sudah di jelaskan dalam Al-Qur’an. Di bawah aka nada beberapa ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang keutamaan bersedekah dan di tambahlagi dengan hadist nabi supaya kita lebih percaya jika masih kurang kepercayaan kita. Infak atau sedekah atau shodakoh merupakan sedekah sunnat, untuk yang wajib nya seperti zakat mal, zakat fitrah dll. Kali ini kita akan membahas tentang sedekah tathawwu’ atau sukarela (bersedekah dengan ikhlas) dan membelanjakan harta pada jalan-jalan kebaikan untuk mencari ke ridhoan Allah dan mengumpulkan pahalanya, maka kelebihan bersedekah telah banyak di terangkan di dalam beberapa firman Allah dan hadist rasulnya, yang jika hendak di hitung, niscaya akan membutuhkan waktu yang panjang. Akan di disajikan beberapa saja mengenai keutamaan dan manfaat bersedekah menurut hadist nabi dan Al-Qur’an.

hadis-nabi-tentang-sedekah-sebagai-penghapus-dosa

Simak beberapa kelebihan bersedekah yang terdapat dalam Ayat Al-Qur’an :

  1. Dalam surat Al-Baqarah ayat 272

????

Terjemehan surat Al-Baqarah ayat 272  “ apapun harta yang kamu infakkan, maka (kebaikannya) untuk dirimu sendiri. Dan janganlah kamu berinfakmelainkan karena mencari risho Allah. Dan apapun harta yang kamu infakkan, niscaya kamu akan di beri pahala secara penuh dan kamu tidak akan di zalimi (dirugikan).”

  1. Dalam surat Al-Baqarah ayat 274

????

Terjemahan surat Al-Baqarah ayat 274 “ orang-orang yang menginfakkan hartanya malam dan siang  hari (secara) sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”

  1. Dalam surat Al-Hadid ayat 7

????

Terjemahan surat Al-Hadid ayat 7 “ berimanlah kamu kepada Allah dan rasulnya dan infakkanlah di jalan Allah sebagian dari harta yang dia telah menjadikan kamusebagai penguasanya (amanah). Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang besar.

  1. Dalam surat Al-Hadid ayat 11

????

Terjemahan surat Al-Hadid ayat 11 “ Barang siapa meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan mengembalikannya berlipat ganda untuknya, dan baginya pahala yang mulia.”

Itulah beberapa ayat  dalam Al-Qur’an yang menjelaskan tentang kelebihan dari bersedekah atau berinfak. Renungkanlah segala pahala yang di gambarkan Allah swt tadi. Ada pahala yang besar, ada yang berlipat ganda, yang tentu saja tidak terbatas banyaknya. Sebab, jika Allah swt telah menyebutkan banyak, tidaklah tertentu kadar jumlahnya. Ini menunjukkan suatu anjuran dari Allah yang maha pemurah, lagi maha luas karunianya kepada kita. Dia akan menambahkan pahala seberapa banyak pahala yang ia kehendaki, benurut kegemaran kita bersedekah atau berinfak. Karena itu, merugilah orang yang tidak mau memperhatikan anjuran Allah swt ini, dan tidak ingin mendalami keterangan keterangannya, sehingga sifat kikir itu di biarkan menguasai diri, dan ia pun merasa sayang untuk menyedekahkan sesuatu dari kelebihan-kelebihan yang di karuniakan Allah kepadanya. Barangkali, ia pun kikir untuk mengeluarkan zakat yang wajib. Maka apalagi yang sunnah atau yang di keluarkan secara tathawwu’ (sukarela). Jika saja orang ini menjadi kikir atau miskin, tidak memiliki sesuatu, sedikit atau banyak, niscaya yang demikian itu lebih baik baginya (lebih bagi mereka miskin dari pada kaya tapi tidak bersedekah) itulah maksud dari kalimat di atas.

Rasulullah saw bersabda dalam mengemukakan kelebihan bersedekah dan membelanjakan harta pada jalan Allah dalam sebuah hadis qudsi

????

Terjemahannya : “ Wahai anak Adam! Infakkanlah hartamu itu, niscaya aku membelanjakan (menambah) kepadamu.”

Hadist mengenai kelebihan bersedekah

????

Terjemahannya : “ Tidak terbit matahari, melainkan telah ada 2 malaikat di sebelah kanan dan kiri. Yang seorang menyeru ‘Ya Allah, ya tuhanku! Karuniakanlah ganti terhadap orang yang membelanjakan hartanya di jalan Allah (bersedekah).’ Yang lainnya menyeru pula : ‘Ya Allah, ya tuhanku! Datangkanlah kebinasaan terhadap orang yang menahan hartanya.’”

Yakinlah, bahwa doa malaikat itu mustajab ( dikabulkan)

Orang yang menahan hartanya, atau yang kikir utnuk membelanjakannya di jalan ke baikan, meski harta itu tidak binasa secara lahir, tetapi pada hakikatnya binasa juga. Karena tidak di manfaatkan oleh pemiliknya untuk kepentingan akhirat dan dunianya. Kebinasaan seperti itu di pandang lebih berat ketimbang kebinasaan secara lahir.

Hadist tentang kelebihan bersedekah

????

Terjemahannya : “ Barang siapa bersedekah seberat biji kurma dari rezeki yang baik (halal), sedang Allah swt tidak menerima melainkan yang baik saja, maka sesungguhnya Allah swt akan menerima sedekah itu dengan segala kemegahannya, lalu dia memelihara (menyimpannya) seperti seorang di antaramu memelihara anak kuda yang baru dilahirkan, sehingga akhirnya sedekah itu membesar  seperti gunung.”

Demikian juga ganjaran dari sepotong roti atau sesuap makanan yang halal, yang di sedekahkan, sedang Allah swt tidak akan menerima selain yang halal saja. Demikianlah menurut sebuah riwayat yang lain.

????

Terjemahannya : “ Wahai anak Adam! Jika engkau memberikan kelebihan (hartamu) adalah lebih baik bagimu. Dan jika engkau menahannya, adalah kecelakaan bagimu, dan tiadalah engkau tercela, jika tidak ada kelebihan. Mulailah pemberianmu kepada orang yang dalam tanggunganmu. Tangan pemberi lebih mulia ketimbang tangan yang menerima.”

Pada pendapat saya, fadhal yang di maksudkan oleh nabi di dalam hadist nabi ialah kelebihan dari harta kekayaan. Sedang maksud perkataan kafaf ialah kadar keperluan dari harta itu kepada orang yang dalam tanggunaganmu, engkau tidak boleh mengabaikannya, atau tidak memberi nafkah hidup yang cukup, sedang engkau bersedekah pula kepada orang lain. Padahal, mereka masih memerlukan dan belum engkau cukupi. Dan tangan yang memberi, senantiasa lebih mulia ketimbang tangan si penerimanya. Demikian itu sebagai anjuran dan imbauan bagi orang kaya untuk memberi dan agar menerima rezeki sekadar yang ada bagi orang miskin, serta memelihara diri dari meminta-minta kepada orang lain seberapapun yang boleh. Tetapi, jika hajat sudah sangat mendesak, maka orang yang menerima mendapat pahala yang sama dengan yang member.

Rasulullah saw bersabda tentang pahala antara si penerima dan si pemberi sedekah:

????

Terjemehannya : “ Tidaklah seseorang yang menerima karena hajat (keperluan) lebih sedikit pahalanya dari orang yang member karena kelebihannya.”

Dalam sabdanya lagi :

????

Terjemehannya : “ Takutlah kamu kepada api neraka (keselamatan dirimu dari api neraka), meski hanya bersedekah dengan separuh kurma. Jika kamu tidak bisa berbuat demikian, maka dengan perkataan yang baik.”

hadist nabi tentang manfaat sedekah yang bisa menghapuskan dosa.

????

Terjemehannnya : “ Sedekah itu menghapuskan dosa, sebagai mana air memadamkan api.”

hadist nabi mengenai ganjaran bersedekah nanti di padang mahsyar.

????

Terjemehannya : “ Manusia di kumpulkan di padang mahsyar pada hari kiamat dalam keadaan telanjang, sangat lapar, dahaga dan penat, tidak pernah mereka merasakan seperti ini di manapun sebelum itu. Maka barang siapa memberi pakaian ( kepada orang yang memerlukannya) karena Allah, niscya Allah akan memberikan pakaian di waktu itu. Barang siapa memberi makanan karena Allah, niscaya Allah akan memberinya makan, dan barang siapa memberi minum karena Allah, niscaya Allah akan memberinya minum pula.”

Maksud karena Allah disini ialah manakala ia melakukan semua itu karena mengharap ridho Allah swt (ikhlas). Tanpa ria’ atau mengada-ngada, atau karena mengharapkan pujian dari orang banyak.

hadist nabi mengenai kelebihan bersedekah akan di jauhkan dari api neraka.

????

Terjemahannya : “ barang siap memberi makan saudaranya hingga kenyang, lalu memberinya minum hingga hilang dahaganya, niscaya Allah akan menjauhkannya dari api neraka sejauh tujuh jurang, diantara jurang yang satu dengan jurang yang lainnya sejauh perjalanan lima ratus tahun.”

Selain yang tersebut tadi masih banyak riwayat-riwayat  dan berita tentang kelebihan pahala memberi makan dan minum kepada orang lain. Maka hendaknya anda melatih diri untuk membiasakan kedua perkara ini dengan rajin dan tidak bermalas-malasan.

sumber  : terjemahan kitab An-Nasa’ih Ad-Diniyah wal-Wasaya Al-Imaniyyah (nasehat agama dan wasiat iman)

demikian artikel tentang Manfaat dan Keutamaan Bersedekah Dalam Islam Beserta Hadistnya, setelah kita tau manfaat dari bersedekah itu mari kita untuk berusaha menjalankan nya mulai sekarang, hilangkan dalam hati kita bahwa bersedekah atau mengeluarkan harta kita di jalan Allah itu akan membuat habis harta kita, padahal hakikatnya harta yang kita miliki itu hanyalah titipan dari Allah kepada kita, sudah seharusnya kita tau bagaimana cara kita menggunakan titipan nya yang benar. Salam Sobat Mukminin

Manfaat dan Keutamaan Bersedekah Dalam Islam Beserta Hadistnya | muklis | 4.5

Leave a Reply